Rabu, 28 November 2012

Lorenzo Tidak Pakai Nomor 1 di 2013?


Lorenzo Tidak Pakai Nomor 1 di 2013?

Kamis, 29 November 2012 08:57 wib
Jorge Lorenzo di garasi Yamaha (Foto: Reuters)
Jorge Lorenzo di garasi Yamaha (Foto: Reuters)

 Federation Internationale de Motocyclisme (FIM) selaku otoritas tertinggi olahraga balap motor (MotoGP) telah merilis entry list sementara untuk ajang MotoGP musim 2013. Yang unik, sang juara dunia Jorge Lorenzo tetap menggunakan nomor 99 pada motornya.

Sudah menjadi kebiasaan apabila seorang pembalap juara dunia berhak menggunakan nomor 1 pada motornya sebagai penanda bahwa dia adalah juara dunia.

Namun, Lorenzo nampaknya trauma dengan angka tersebut. Pasalnya, pada 2010 lalu, ketika dirinya jadi juara dunia, dia menggunakan nomor tersebut, namun terkena kutukan –gagal juara-.

Untuk itu, di musim 2013 mendatang, Lorenzo sepertinya akan tetap menggunakan nomor kesayangannya 99, pada motornya. Namun, entry list yang dirilis FIM kali ini masih bersifat sementara dan bisa berubah. Bisa saja, apabila berubah pikiran, Lorenzo bakal mengambil nomor ‘kutukan’.

Jika memutuskan tetap menggunakan nomor 99, maka Lorenzo akan mengikuti jejak rekan setim baru tapi lamanya, Valentino Rossi. Ya, The Doctor merupakan salah satu pembalap yang tidak mau menggunakan nomor 1 pada motornya dan memilih setia pada nomor 46 kesayangannya.

Dalam rilisnya kali ini, FIM juga memasukkan jawara British Super Bike (BSB) Michael Laverty yang akan menunggangi tim CRT, Paul Bird Motorsport team (PBM). Laverty yang menggantikan James Ellison akan berduet dengan Yonny Hernandez.

Entry List Sementara MotoGP 2013:
No Motor – Pembalap – Tim

4  Andrea Dovizioso (ITA) Ducati Team (Ducati)
5  Colin Edwards (USA) NGM Mobile Forward Racing (FTR Kawasaki *)
6  Stefan Bradl (GER) LCR Honda MotoGP (Honda)
7  Hiroshi Aoyama (JPN) Avintia Blusens (FTR *)
8  Hector Barbera (SPA) Avintia Blusens (FTR *)
9  Danilo Petrucci (IA) Came Iodaracing Project (Ioda-Suter *)
11  Ben Spies (USA) Pramac Racing Team (Ducati)
14  Randy de Puniet (FRA) Power Electronics Aspar (ART *)
17  Karel Abraham (CZE) Cardion AB Motoracing (ART *)
19  Alvaro Bautista (SPA) Go & Fun Honda Gresini (Honda)
26  Dani Pedrosa (SPA) Repsol Honda Team (Honda)
29  Andrea Iannone (ITA) Pramac Racing Team (Ducati)
33  Michael Laverty (GBR) Paul Bird Motorsport (PBM *)
35  Cal Crutchlow (GBR) Monster Yamaha Tech 3 (Yamaha)
38  Bradley Smith (GBR) Monster Yamaha Tech 3 (Yamaha)
41  Aleix Espargaro (SPA) Power Electronics Aspar (ART *)
46  Valentino Rossi (ITA) Yamaha Factory Racing (Yamaha)
67  Bryan Staring (AUS) Go & Fun Honda Gresini (FTR Honda *)
68  Yonny Hernandez (COL )Paul Bird Motorsport (ART *)
69  Nicky Hayden (USA) Ducati Team (Ducati)
71  Claudio Corti (ITA) NGM Mobile Forward Racing (FTR Kawasaki *)
93  Marc Marquez (SPA) Repsol Honda Team (Honda)
99  Jorge Lorenzo (SPA) Yamaha Factory Racing (Yamaha)

Selasa, 27 November 2012

Lorenzo: Saya Akan Bertarung dengan Rossi di Bulan April

Lorenzo: Saya Akan Bertarung dengan Rossi di Bulan April
 
 
GPONE Jorge Lorenzo saat tampil di Reli Monza, Minggu (25/11/2012).

 
 
Akhir pekan lalu, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi bersaing di ajang Reli Monza. Kedua pebalap yang pada MotoGP musim depan akan menjadi tandem di tim Yamaha itu meraih hasil yang jauh berbeda, di mana Rossi menjadi pemenang, sedangkan Lorenzo terpuruk di urutan ke-10.

Lorenzo, yang dalam event ini menggunakan mobil Citroen, mengakui kehebatan Rossi, yang menggunakan mobil Ford. Dia pun mengakui, Rossi jauh lebih berpengalaman dari dirinya di balapan roda empat ini. Tetapi Lorenzo, yang baru saja merengkuh gelar juara dunia MotoGP untuk kedua kalinya, berjanji akan menjadi pesaing Rossi ketika mereka sudah kembali menunggang motor pada bulan April tahun depan.

"Di roda dua kami bahkan lebih, tetapi di sini Valentino jauh lebih berpengalaman dari saya," ujar Lorenzo. "Persaingan yang sesungguhnya di antara kami akan dimulai bulan April, ketika seri pertama MotoGP dimulai," tambah mantan juara dunia dua kali kelas 250 cc ini, seperti dikutip dari GPOne.

"Satu-satunya tujuanku adalah bersenang-senang, dan menghibur penonton. Giovanni Cuzari (pemilih tim Forwrd dan Media Action) memberikan kepadaku kesempatan besar ini, dan tentu saja lebih baik mengendarai mobil di sini dibandingkan berada di rumah.

"Rekreasi pertamaku tak terlalu buruk, dan saya harus belajar lagi mobil dan treknya. Saya hanya pernah membalap di Monza pada 2008. Saya sangat kesulitan di tikungan yang sempat, di mana anda perlu menggunakan rem tangan. Tetapi ada juga tikungan yang saya sangat nikmati."

Valentino Rossi Juara Reli Monza

Valentino Rossi Juara Reli Monza
 
 
GPONE Valentino Rossi dengan mobil yang digunakan pada Reli Monza akhir pekan lalu, Minggu 
 
Valentino Rossi memenangi Monza Rally Show pada akhir pekan ini. Dengan demikian, "The Doctor" sudah mengoleksi tiga kemenangan ajang tersebut.

Juara dunia tujuh kali MotoGP ini memenangi kedua ajang reli utama ini, yakni sembilan etape aspal, yang berlangsung Sirkuit Monza, dan knock-out turnamen spesial Master Show pada Minggu (25/11/2012) sore.

Rossi, yang menggunakan mobil Ford Fiesta WRC dan dibantu co-driver Carlo Cassina, menyelesaikan sembilan etape reli hanya dengan 2,8 detik di depan juara empat kali ajang ini, Rinaldo Capello (Citroen WRC DS3).

Peraih sembilan gelar juara dunia grand prix ini memenangi lima etape dan Capello empat etape. Sementara itu, pebalap profesional roda empat lainnya, Piero Longhi (Citroen WRC C4), harus puas di urutan ketiga karena tertinggal lebih dari 54 detik di belakang Rossi.

Setelah itu, Rossi, yang pindah dari Ducati ke Yamaha pada MotoGP musim 2013, memenangi ajang Master Show, yang merupakan penghormatan bagi Marco Simoncelli. Dia unggul lebih dari delapan detik dibanding Capello.

Rossi mengalahkan rivalnya di MotoGP, Andrea Dovizioso (Citroen WRC DS3), hanya lebih dari dua detik di babak semifinal. Dovi juga menjadi pebalap terbaik kedua untuk kategori pebalap MotoGP, di reli utama, dengan finis di urutan kelima.

Sementara itu, pebalap yang baru saja meraih gelar keduanya di arena MotoGP, Jorge Lorenzo (Citroen WRC DS3), harus puas di urutan ke-10 secara keseluruhan. Dia tertinggal 2 menit 34,6 detik dalam kompetisi yang berlangsung lebih dari satu jam itu.

Dalam ajang tahun lalu, Rossi finis di posisi kedua, di belakang legenda WRC, Sebastien Loeb, yang tak ambil bagian dalam balapan akhir pekan kemarin. Kemenangan Rossi pada dua ajang terdahulu di Monza adalah 2006 dan 2007.

Rossi, Dovizioso, dan para bintang Italia lainnya—termasuk Max Biaggi—akan meneruskan aktivitas mereka pada musim dingin ini dengan amal balapan Supermoto, yang bertujuan untuk menyumbangkan keuntungan kepada Marco Simoncelli Foundation. Kegiatan itu akan berlangsung pada 1-2 Desember, sebelum Dovizioso ambil bagian dalam tes privat Ducati di Jerez.

Sementara itu, Lorenzo akan tampil bersama dengan Sebastian Vettel, yang baru saja merebut mahkota juara dunia F1 untuk kali ketiga secara beruntun, serta legenda F1 Michael Schumacher, dalam ajang roda empat lainnya, yaitu Race of Champions. Ajang itu akan berlangsung di Thailand, 14-16 Desember.

Dovi Naik Meja Operasi di Masa Rehat


Dovi Naik Meja Operasi di Masa Rehat

Andrea Dovizioso (Foto: Reuters)
Andrea Dovizioso (Foto: Reuters)
  Agenda pembedahan bahu Andrea Dovizioso, sepertinya harus menunggu lebih lama. Sebelum naik meja operasi, Dovizioso punya sejumlah jadwal padat, termasuk aktivitas eksebisi, amal dan sesi tes dengan tim barunya, Ducati.

Dovi – sapaan Dovizioso, yang belum lama ini merampungkan event Monza Rally Show, sudah harus dihadapkan dengan sesi tes dengan Ducati di Jérez, 28-30 November mendatang. Setelah itu, agenda amal Supermoto yang digalang Marco Simoncelli Foundation, juga sudah menanti pada 1-2 Desember mendatang.

Barulah setelah itu, mantan rider Yamaha Tech3 itu bisa memasuki masa jeda dan melakukan operasi pengangkatan plat besi di bahunya yang dijadwalkan 4 Desember mendatang. Cedera Dovi ini, didapatnya Januari lalu saat mengendarai motocross.

Masa rehat ini akan berlangsung hingga Februari mendatang, di mana sesi tes resmi musim baru 2013, bakal dibuka di Sepang, Malaysia. Dovi sadar bahwa kegiatannya ini amat memakan waktu, bahkan Dovi yang kadung kangen dengan putrinya, kesulitan menemukan jadwal untuk kembali ke keluarganya.

“Jadwal saya terkesan sibuk, padahal saya juga ingin menghabiskan waktu bersama putri saya di rumah,” aku Dovi, sebagaimana disadur Crash, Selasa (27/11/2012).

“Saya akan mendapat kesempatan setelah 4 Desember, ketika saya akan melakukan operasi pemindahan plat dari bahu kanan saya. Setelah itu, saya akan beristirahat panjang,” tuntas pembalap kelahiran Forlimpopoli, 26 tahun lalu itu.

Senin, 26 November 2012

Rossi dan Kato, Jadi Pembalap Kesukaan Suzuki

Rossi dan Kato, Jadi Pembalap Kesukaan Suzuki


Sebelum Daijiro Kato meninggal dunia dalam insiden balap seri pertama di MotoGP Jepang, Honda memprediksi bahw Kato adalah calon pembalap masa depan yang akan mampu bertarung di lini terdepan. Ia bersama rival satu levelnya yaitu Valentino Rossi akan jadi tontonan besar di ajang balap MotoGP nantinya.

Tidak heran jika keduanya mendapat perhatian lebih dari Honda Racing Corporation (HRC) sebagai pembalap andalan mereka. Bahkan Tetsuo Suzuki sebagai Presiden HRC menjelaskan bahwa kedua pembalap inilah yang menjadi pembalap andalannya.

“Valentino Rossi dan Daijiro Kato adalah pembalap yang nilai tawar paling tinggi di MotoGP. Saya selalu menyertakan karakter balap mereka. Contohnya saja, biasanya beberapa pembalap mengatakan bahwa saya tidak bisa membalap dengan sangat cepat karena masalah ini dan masalah itu. Tapi Rossi dan Kato justru bilang, silahkan selesaikan masalah ini, saya juga akan melakukan yang terbaik,” puji Suzuki.

Pujian yang dilontarkan oleh Suzuki, sepertinya memang masih membekas pada cara kerja yang selalu ditempuh oleh Rossi. Hingga memperkuat tim Ducati pun, ia selalu menjelaskan itu pada Ducati. Sayangnya Ducati tidak pernah mampu menyelesaikan masalah yang ada di motor mereka, sehingga Rossi juga tak mampu berkompetisi secara normal di MotoGP.

Masalah Politik, Argentina Didepak dari Kalender MotoGP 2013

Masalah Politik, Argentina Didepak dari Kalender MotoGP 2013

MotoGP Ilustrasi

MotoGP menunda rencana untuk menggelar balapan di Argentina hingga tahun 2014. Keputusan ini diambil menyusul adanya benturan politik pemerintah setempat dengan pihak sponsor tim Honda.

Event di daratan Amerika Selatan itu, yang akan berlangsung di Sirkuit Termas de Rio Hondo, sudah dijadwalkan menjadi putaran kedua pada kalender MotoGP musim 2013. Balapan bakal dilaksanakan pada 14 April.

Namun, permasalahan timbul akibat kontroversi pemerintah Argentina dengan Repsol, yang merupakan sponsor utama tim Honda MotoGP. Pemerintah Spanyol merekomendasikan bahwa keamanan personel Repsol tak terjamin saat pergi ke Argentina untuk ikut lomba.

Penyelenggara MotoGP, Dorna, sudah menetapkan batas akhir pada 18 November untuk mencari solusi. Tetapi sampai dengan deadline itu, tak ada kepastian sehingga keputusan yang diambil adalah, balapan di Argentina untuk kalender tahun 2013 ditiadakan.

"Pada 20 Juni 2012, pemerintah Spanyol merekomendasikan bahwa tim dan pebalap yang disponsori Repsol tidak akan pergi ke Republica Argentina dengan alasan keselamatan," demikian sebuah pernyataan Dorna, seperti dikutip dari Autosport, Jumat (23/11/2012).

"Oleh karena itu, perayaan di Gran Premio de la Republica Argentina pada 2013 masih ditangguhkan sambil menunggu rekomendasi.

"Batas akhir bagi Dorna Sports, pemegang hak komersial kejuaraan dunia MotoGP, secara resmi mengusulkan kalender MotoGP 2013 kepada FIM adalah 18 November.

"Pada tanggal 20 November, pemerintah Spanyol memberitahu melalui email kepada Sports Dorna mengenai penarikan rekomendasi tersebut, karena waktu untuk presentasi kalender sudah berakhir. Karena itu, tidak ada kemungkinan untuk memasukkan event MotoGP baru."

Dengan dibatalkannya GP Argentina, maka seri pembuka MotoGP musim 2013 di Qatar akan kembali mundur satu pekan menjadi 7 April. Seri kedua akan berlangsung di trek baru Austin pada 28 April.

Dorna menambahkan bahwa masih ada komitmen untuk memasukkan GP Argentina pada kalender MotoGP 2014. Balapan di Argentina terakhir kali berlangsung ketika MotoGP masih menggunakan nama kelas 500 cc, yang dilaksanakan di Sirkuit Buenos Aires pada 1998-99.

Rabu, 21 November 2012

Rossi Merasa Sia-sia Gabung Ducati

Rossi Merasa Sia-sia Gabung Ducati


Valentino Rossi. (Foto: Reuters)
Valentino Rossi. (Foto: Reuters)
 Penyesalan, mungkin kata yang tepat menggambarkan keputusan Valentino Rossi untuk memperkuat Ducati. Dua musim bersama Ducati, Rossi hanya mampu meraih tiga podium. The Doctor mengaku sia-sia bergabung dengan Ducati.

Selama ini, The Doctor memiliki rekor yang gemilang sebagai pembalap dengan meraih 79 kali kemenangan dalam 11 musim. Namun setelah bergabung dengan pabrikan motor asal Italia itu, Rossi tidak pernah merasakan kemenangan.

Rekor ini yang membuat mantan bintang Repsol Honda itu frustasi. Juara dunia tujuh kali MotoGP itu menegaskan kekecewaan terbesarnya tidak mampu membuat motor Ducati menjadi kompetitif selama dua musim.

“Mereka mengatakan jika anda dapat melewati masa sulit, maka anda akan semakin tangguh. Kami harus menunggu. Menurut pendapat saya, hal itu tidak mengajarkan saya apa-apa,” ujar Rossi, diberitakan Autosport, Kamis (21/11/2012).

“Saya tentu kecewa dengan hasil ini. Saya kecewa faktanya tidak mampu memecahkan masalah motor dan membuatnya menjadi pemenang. Bahkan, saya tidak mampu meningkatkan performa motor. Ini yang saya gagal,” sambungnya.

Setelah mengalami kegagalan di Ducati, Rossi memutuskan untuk kembali memperkuat Yamaha. Bersama mantan timnya itu, pembalap asal Italia itu mengharapkan hasil yang lebih baik ketimbang di Ducati.

“Saya tidak perlu menjalani dua tahun yang berat. Namun, mungkin saya akan menikmati lagi bersama Yamaha. Saya tidak merasa kehilangan apapun. Faktanya, saya dalam kondisi terbaik,” tandasnya

Selasa, 20 November 2012

Hayden: Marquez Bakal Bikin MotoGP Menggairahkan

Hayden: Marquez Bakal Bikin MotoGP Menggairahkan

MOTORCYCLENEWS Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, saat uji coba pasca-musim di
Pebalap Ducati Nicky Hayden merasa yakin, kehadiran bintang muda Spanyol, Marc Marquez, akan membuat MotoGP musim depan menjadi sangat menarik. Bukan karena sosoknya yang kontroversial dan fenomenal, tetapi Marquez sudah memperlihatkan potensinya sebagai salah satu rival yang patut diwaspadai para pebalap senior.

Marquez, yang nai ke kelas premier dengan status juara dunia Moto2, tampil impresif dalam debutnya bersama tim Repsol Honda, pekan lalu. Saat uji coba pasca-musim di Valencia, dia berhasil mencatat waktu yang cukup bagus, karena hanya lebih dari satu detik di belakang rekan setim sekaligus kompatriotnya, Dani Pedrosa.

Dalam uji coba tersebut, Marquez menempati posisi ketujuh. Pebalap berusia 19 tahun ini akan kembali beraksi dalam sesi uji coba privat selama tiga hari di Sirkuit Sepang, Malaysia, pekan depan.

Dibandingkan dengan Hayden, juara dunia 2006, Marquez hanya lebih lambat 0,5 detik dalam tes di Valencia. Hal itulah yang membuat Hayden terkesan meskipun dirinya mengaku tak terlalu terkejut melihat Marquez begitu cepat dalam penampilan perdananya dengan motor MotoGP.

"Saya tidak berpikir anda mungkin sudah menemui seorang pebalap di paddock ini yang tidak mengira dia begitu cepat. Jelas bahwa dia akan cepat dan dia juga akan menjadi pebalap yang agresif.

"Dia begitu kemilau pada sesi pertama, yang mana berlangsung basah dan merata. Dia tahu itu dan berani mengambil risiko, sehingga jelas bahwa dia sangat berkomitmen dan punya tekad yang kuat. Dia akan membuat olahraga ini menggairahkan dan setiap orang pasti ingin melihat bagaimana penampilannya."

Preziosi Jadi Korban "Reshuffle" Ducati

Preziosi Jadi Korban "Reshuffle" Ducati

MOTORCYCLENEWS Bos Ducati, Filippo Preziosi (kiri), dan Valentino Rossi.


Posisi Filippo Preziosi sebagai manajer umum Ducati Corse bakal dicopot. Ini merupakan bagian dari reshuffle di intern Ducati untuk memulai program mereka di awal MotoGP musim 2013.

Pria asal Italia tersebut, yang sudah dipercaya memegang kendali proyek MotoGP Ducati sejak 2003, akan digantikan oleh Bernhard Gobmeier. Gobmeier adalah mantan direktur program World Superbike tim BMW.

Lengser dari posisi manajer umum, Preziosi akan mendapatkan peran baru. Dia ditunjuk sebagai direktur R&D di Ducati Motor Holding.

Di samping perubahan tersebut, Paolo Ciabatti akan kembali ke Ducati sebagai direktur proyek MotoGP tim yang bermarkas di Italia itu. Ciabatti menghabiskan waktu selama satu dekade membantu tim Ducati WSBK, ketika Carl Fogarty dan Troy Bayliss meraih kesuksesan, sebelum pindah ke penyelenggara WSBK, FG Sport.

Dalam peran sebelumnya dengan BMW, Gobmeier mengatakan pada awal tahun ini bahwa Honda dan Yamaha "membunuh" MotoGP. Ucapan itu dilontarkannya setelah melihat bagaimana dua tim Jepang tersebut terlalu fokus pada teknologi.

Adanya reorganisasi di Ducati ini menyusul akuisisi yang dilakukan perusahaan otomotif Jerman, Audi. Di samping itu, reshuffle dilakukan untuk mencari format yang lebih bagus lagi sehingga Ducati bisa keluar dari keterpurukannya di lintasan balapan.

Kemenangan terakhir Ducati diraih saat Casey Stoner memenangi balapan di rumahnya sendiri, Phillip Island, pada akhir musim 2010. Prestasi terbaik "tim Merah" ini adalah ketika Stoner menjadi juara dunia tahun 2007.

Kini, Ducati menggaet Andrea Dovizioso untuk menjadi tandem Nicky Hayden pada musim 2013. Sedangkan di tim satelit, Ducati menunjuk Ben Spies dan Andrea Iannone. Mereka dibebani tugas untuk mengangkat prestasi Ducati, yang dalam dua musim terakhir tak pernah meraih kemenangan, meskipun diperkuat legenda MotoGP, Valentino Rossi.

Lorenzo Evaluasi Masa Depan Usai Musim 2014

Lorenzo Evaluasi Masa Depan Usai Musim 2014

Eurosport Juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo.

Juara dunia MotoGP 2012, Jorge Lorenzo mengatakan dia akan mengevaluasi masa depannya usai musim 2014.

Pernyataan pebalap Spanyol ini muncul tak lama setelah Casey Stoner menjalani laga terakhirnya di GP Valencia sebelum pensiun dini.

Lorenzo, yang dua tahun lebih muda dari Stoner, sebenarnya ditawari untuk menggantikan kursi Stoner di Honda. Namun dia memilih untuk memperpanjang kontraknya di Yamaha untuk dua tahun ke depan.

Saat mengunjungi International Motor Show di Milan, Italia, Lorenzo menjelaskan dia akan memikirkan masa depannya di olahraga adu cepat ini saat kontraknya dengan Yamaha berakhir.

"Saya akan membalap dua tahun lagi. Setelah itu kita lihat saja," kata Lorenzo.

"Pada usia 15 tahun semuanya menyenangkan, namun selanjutnya olahraga ini menjadi sesuatu yang rutin," lanjut dia.

Lorenzo mengakui tewasnya Marco Simmonceli di Sepang tahun lalu, ikut memberikan pengaruh mengapa dirinya kini mempertanyakan masa depannya di arena MotoGP.

"Kematian Marco Simoncelli memang mengguncang kami semua dan membuat kami berfikir bahwa hal yang sama bisa menimpa kami, tapi kami sudah tahu risiko olahraga ini," tambah dia.

Senin, 19 November 2012

Rossi Pensiun Hanya jika Juara Dunia

Rossi Pensiun Hanya jika Juara Dunia

Valentino Rossi memberikan sinyal akan pensiun dalam waktu dekat ini. Akan tetapi, "The Doctor" memiliki satu syarat sebelum gantung helm, yaitu harus menjadi juara dunia.

Itu dikatakan Rossi dalam sebuah wawancara dengan chanel televisi Italia, Italia1. Dalam kesempatan itu, juara dunia tujuh kali tersebut melontarkan pernyataan misterius, tetapi memberikan indikasi bahwa dengan keputusannya kembali bergabung dengan Yamaha di MotoGP musim 2013, Rossi ingin menjadi juara dunia lagi.
Saya tidak tahu jika 2013 akan menjadi tahun terakhirku di MotoGP, tetapi saya berharap demikian, karena itu berarti tahun tersebut sangat bagus.
-- Valentino Rossi
"Saya tidak tahu jika 2013 akan menjadi tahun terakhirku di MotoGP, tetapi saya berharap demikian, karena itu berarti tahun tersebut sangat bagus," ujar Rossi, peraih sembilan gelar juara dunia grand prix, seperti dikutip dari GPOne, Jumat (16/11/2012).

"Tetapi saya tidak pernah ingin keluar. Saya senang menjadi seorang pebalap selama saya masih mampu, baik sebagai seorang pebalap motor atau pun mobil. Saya menyukai kehidupan ini dan memiliki adrenalin untuk itu."

Apa yang dikatakan pebalap Italia tersebut memberikan tafsiran bahwa dia ingin meninggalkan MotoGP sebagai seorang juara dunia. Dengan demikian, musim depan Rossi bakal tampil all-out untuk mewujudkan tekadnya tersebut, setelah sempat "tenggelam" selama dua musim bersama tim Ducati.

Berbicara tentang petualangannya bersama Ducati sejak awal 2011, Rossi mengatakan: "Dari dua musim terakhir bersama Ducati, saya kecewa dengan hasil yang diraih dan fakta bahwa saya tak bisa memperbaiki motor. Meskipun mereka mengalami dua musim yang sulit, tetapi itu akan membantu saya menikmati musim baru nanti.

"Ekspektasiku yang paling besar adalah menjadi juara dunia, sedangkan yang terburuk adalah finis di belakang Lorenzo dalam setiap balapan tunggal."

Rossi sudah sepakat untuk kembali bergabung dengan Yamaha, setelah dia menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan tim Jepang tersebut. Artinya, Rossi bertandem lagi dengan Jorge Lorenzo, juara dunia 2010 dan 2012, yang pernah menjadi "musuh" ketika mereka masih bersama dari 2008 hingga 2010.

Sebelumnya, Rossi sudah menjadi bintang di tim Yamaha ketika dia bergabung pada 2004. Selama tujuh tahun bersama tim "Garputala" itu, Rossi sukses meraih empat gelar juara dunia plus 46 kemenangan

Jumat, 16 November 2012

Rossi Harus Menunggu sampai Februari

Rossi Harus Menunggu sampai Februari

MOTOGP Pebalap Yamaha, Valentino Rossi, sedang duduk di garasinya saat mengadakan uji coba pasca-musim di Aragon, Rabu (14/11/2012). Hujan yang mengguyur membuat Rossi batal adakan uji coba.

 Valentino Rossi harus menunggu sampai bulan Februari 2013 untuk mendapatkan momen terbaik mengetes Yamaha YZR-M1 1.000 cc. Pasalnya, dua hari uji coba pasca-musim yang berlangsung di Valencia dan Aragon tak berjalan sesuai harapan, akibat cuaca yang sangat tidak bersahabat.

Ya, pada hari pertama yang berlangsung di Valencia, Selasa (13/11/2012), Rossi tetap tampil dalam kondisi trek basah dan dia berhasil menyelesaikan 28 lap. Ingin mencari kondisi yang lebih baik, Yamaha memutuskan agar Rossi dan Jorge Lorenzo pindah ke Sirkuit Aragon, dengan harapan cuaca di sana lebih baik dibandingkan dengan Valencia pada hari kedua, Rabu (14/11).

Ternyata, faktanya berbicara lain. Ketika Rossi akan turun ke trek, hujan justru datang, yang membuat juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut membatalkan rencana untuk melanjutkan uji coba. Tentu saja Rossi, yang kembali bergabung dengan Yamaha setelah mengalami dua musim terburuk sepanjang kariernya bersama Ducati, cukup kecewa dengan kenyataan yang harus dihadapi.

"Kemarin (Selasa) saya bisa menyelesaikan 30 lap di lintasan basah dan rasanya bagus. Bagus karena sudah kembali, dan rasa dengan motor pun bagus," ujar Rossi kepada MotoGP.com, seperti dikutip dari Crash.net, Kamis (15/11/2012).

"Tetapi Yamaha memutuskan untuk pindah ke sini (Aragon), karena berdasarkan prakiraan, cuacanya bakal lebih baik. Sayang, ternyata tidak.

"Ini sangat penting bagi Yamaha untuk menyelesaikan sejumlah lap di lintasan kering guna memahami dua atau tiga hal untuk motor tahun depan.

"Tetapi di Aragon juga tak memungkinkan. Sekarang kami harus menunggu sampai Februari (saat uji coba pra-musim di Sepang)."

Hanya Yamaha yang memutuskan untuk pindah ke Aragon pada hari terakhir uji coba pasca-musim. Sejumlah tim lainnya bertahan di Valencia, dan mereka bisa mendapatkan momen selama beberapa jam untuk mencoba trek dalam kondisi kering di sore hari.

MARC MARQUEZ VALENCIA 2012

Test Valencia 2012 - Il commento di Uccio sul ritorno di Rossi in Yamaha

Rossi Merasa seperti Belum Pernah Tinggalkan Yamaha

Rossi Merasa seperti Belum Pernah Tinggalkan Yamaha

MOTOGP Valentino Rossi bersama tim Yamaha dalam uji coba pasca-musim di Valencia, Selasa (13/11/2012).

Valentino Rossi merasa sangat senang bisa kembali bergabung dengan Yamaha, setelah menjalani dua musim yang sangat sulit bersama Ducati. Juara dunia tujuh kali MotoGP ini mengatakan, kesan pertama yang dirasa ketika melakukan debutnya dengan tim "Garputala" tersebut adalah "seperti belum pernah pergi" dari mereka.

Rossi pernah bergabung dengan Yamaha sejak musim 2004 hingga 2010, sebelum pindah ke Ducati. Selama kurun waktu tersebut, "The Doctor" sukses merengkuh empat gelar juara dunia dan meraih 46 kemenangan. Tetapi selama dua musim bersama Ducati, pebalap Italia ini tak pernah jadi juara dan hanya tiga kali naik podium.

Nah, mulai musim 2013, Rossi akan kembali menjadi partner mantan rekan setimnya antara 2008-2010, Jorge Lorenzo, yang baru saja menjadi juara dunia MotoGP 2012. Rossi merasa sangat senang bisa kembali ke tim Jepang ini.

"Ini adalah sebuah perjalanan kembali bagiku, dan rasanya seperti saya belum pernah meninggalkan mereka," ujar Rossi kepada Gazzetta dello Sport seperti yang dikutip dari Autosport, Jumat (16/11/2012), usai uji coba pasca-musim bersama Yamaha di Valencia dan Aragon.

"Setelah menghabiskan waktu tujuh tahun di sini, sudah banyak orang yang saya kenal."

Yamaha terpaksa meninggalkan uji coba resmi di Valencia pada Selasa (13/11), karena cuaca yang sangat tidak bersahabat. Mereka memutuskan untuk pergi ke Aragon dengan harapan bisa menjalani uji coba itu dengan baik. Sayang, justru pada hari Rabu (14/11), cuaca di Aragon buruk dan di Valencia sedikit lebih baik.

"Kami sudah pindah dari Valencia ke Aragon karena kami mengharapkan cuaca yang bagus. Malah, kami justru mendapatkan hujan yang lebih lagi," jelas Rossi mengenai uji coba tersebut.

"Dan ini menambah luka - karena kami perlu menguji dua atau tiga hal penting untuk pekerjaan motor tahun depan - cuaca bagus terjadi di Valencia dan mereka bisa melakukannya di sana.

"Kami perlu sejumlah lap di lintasan kering, malah kami terpaksa harus menunggu untuk tes tahun depan sebelum kembali lagi ke trek."

Kamis, 15 November 2012

Marquez Terima Keputusan Honda untuk Tunda Debutnya

MOTOGP Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, berpose dengan motor miliknya di garasi Honda saat uji coba pasca-musim di Valencia, Selasa (13/11/2012). Marquez akan melakukan debutnya dengan tim Honda.

 Marc Marquez menerima keputusan Honda untuk menunda uji coba pertama dalam debutnya di MotoGP, Selasa (13/11/2012), hingga kondisi cuaca membaik. Padahal, dia sudah tak sabar lagi untuk mencoba motor barunya, dalam uji coba pasca-musim di Valencia.

Juara dunia Moto2 ini dijadwalkan melakukan debutnya sebagai pengganti Casey Stoner di tim pabrik Honda. Tetapi cuaca yang tidak bersahabat pada hari pertama uji coba pasca-musim itu membuat Marquez tak bisa mewujudkan impiannya. Honda memutuskan untuk tidak melepaskan para pebalapnya, termasuk untuk hari Rabu ini, jika cuaca tak kunjung membaik.

"Saya memiliki motor yang fantastis ini, tetapi sayang, cuaca sangat tidak bagus," ujar Marquez, seperti dikutip dari Autosport, Selasa (13/11).

"Lebih baik bersabar dan menunggu karena penting untuk melakukan uji coba motor dalam kondisi terbaik.

"Saya sangat senang untuk memulainya, tetapi kami sepakat bahwa jauh lebih baik melakukan uji coba motor di kondisi kering untuk pertama kalinya. Saya hanya berharap cuaca akan berubah besok."

Marquez, yang memperlihatkan aksi sangat fantastis pada seri pamungkas di Valencia, di mana dia menjadi juara meskipun start dari posisi paling belakang, mengatakan bahwa dia masih terus belajar sambil menunggu debutnya di trek bersama motor MotoGP.

"Saya menghabiskan banyak waktu dengan tim pada pagi ini dan saya mempelajari banyak hal. Tetapi saya masih harus mempelajari banyak hal," ujar pebalap berusia 19 tahun asal Spanyol ini.

"Saya tahu tenaga akan sangat berbeda dan juga kontrol elektronik, juga carbon rem, serta ban akan menjadi sesuatu yang saya perlu adaptasi. Tetapi selangkah demi selangkah kami akan belajar."

Dovizioso: Ducati Tak Liar seperti Perkiraan

MOTOGP Andrea Dovizioso bersama sejumlah kru tim Ducati saat uji coba pasca-musim di Valencia, Selasa (13/11/2012). Ini merupakan debut Dovizioso bersama Ducati, setelah musim lalu dia memperkuat Yamaha Tech 3.

Andrea Dovizioso cukup terkesan dengan pengalaman pertamanya menunggang Desmosedici, dua hari setelah tampil di seri pamungkas MotoGP 2012 di Valencia. Pebalap asal Italia ini pun mengakui, Ducati tidak seliar seperti yang dikira selama ini.

Dovizioso, yang musim lalu memperkuat tim satelit Yamaha Tech 3, melakukan debutnya bersama Ducati pada hari pertama tes pasca-musim di Valencia, Selasa (13/11/2012). Meskipun kondisi cuaca tidak bersahabat akibat hujan, Dovizioso tetap tampil untuk menyelesaikan total 41 lap, dan dia menempati peringkat ketiga (di belakang Alvaro Bautista dan Stefan Bradl).

Usai uji coba tersebut, Dovizioso pun memberikan komentar dalam jumpa pers. Ini adalah pernyataan pertamanya sebagai pebalap Ducati.

"Musim ini tidak pernah ada begitu banyak wartawan di garasiku, bahkan meskipun anda menambah jumlah lomba," ujar Dovizioso dengan canda. "Tetapi ini penting karena kami memulai dengan baik, dan kami melakukannya. Saya dengan cepat merasa nyaman di trek basah, dan saya senang dengan catatan waktuku; lebih baik dibandingkan dengan apa yang saya lakukan selama lomba akhir pekan. Bahkan Hayden, yang cepat di trek basah ini pada akhir pekan, tidak terlalu jauh di depan."

Berikut lanjutan pembicaraan Dovizioso dalam wawancara singkat, seperti yang dikutip dari GPOne.

Tanya: Apakah ini merupakan debut terbaikku dengan sebuah motor baru?

Dovizioso: Sulit untuk membandingkan. Tak banyak pebalap yang tampil hari ini, dan tes berlangsung di aspal yang basah. Penting memulai lebih awal dan menyelesaikan sejumlah kilometer. Saya adalah pebalap yang tetap memijakkan kaki di tanah, sehingga ini bukanlah saatnya untuk terlalu bergembira, meskipun saya cepat hari ini. Saya belum membuat sejumlah rekor, dan kami tetap tenang.
T: Apakah anda berharap Desmosedici berbeda?

D: Ya, sedikit. Saya pikir motor ini sangat liar (tertawa). Bahkan dari luar, Ducati terlihat merupakan motor yang cepat di lintasan basah, dan hari ini saya mendapatkan konfirmasinya. Akan tetapi, kami perlu mencobanya di kondisi kering untuk memahami motor ini dengan lebih baik, karena masalahnya datang ketika anda mendorongnya dengan keras.

T: Apa perbedaan besar yang anda temukan antara D16 dan M1?

D: Terlalu cepat untuk mengatakannya. Saya tidak menyelesaikan banyak lap untuk memahami detail atau membuat perbandingan, dan semua yang saya lakukan di lintasan basah. Bahkan dengan kondisi ini, kami tidak bisa menemukan posisi duduk yang baik. Aspal hanya 10 derajat, dan itu juga sulit mendapatkan temperatur yang bagus untuk ban. Akan terasa penting untuk melakukan uji coba di kondisi kering sehingga bisa memahaminya dengan lebih baik. Akan tetapi cuaca besok juga tidak bagus. Saya berharap cuaca cerah saat uji coba di Jerez pada akhir bulan, sehingga kami bisa mulai bekerja.

T: Apakah anda merasa tertekan karena menggantikan posisi Rossi?

D: Selalu ada tekanan ketika anda berada di tim pabrik, tetapi itu tidak menjadi masalah. Untuk sekarang, kami bekerja dengan santai, dan saya tidak merasa mendapatkan tekanan dari siapapun.

T: Berbicara tentang tim, bagaimana dengan para mekanik baru yang bersamamu?

D: Sangat bagus. Fakta bahwa mereka orang Italia membantuku. Di sana tak ada batasan bahasa, yang mana hal tersebut menyulitkan saya untuk mengekspresikan perasaanku seperti yang terjadi dalam sejumlah musim belakangan ketika bekerja dengan kru dari Jepang. Pendekatannya bagus dengan mereka, seperti halnya dengan motor

Selasa, 13 November 2012

Rossi dan Lorenzo Pindah ke Aragon


Hari pertama uji coba MotoGP pasca-musim di Valencia, Selasa (13/11/2012), berlangsung dalam kondisi yang sangat tidak ideal. Hujan yang terus mengguyur membuat lintasan tak pernah kering, sehingga para pebalap tidak bisa tampil secara maksimal.

Karena itu, tim Yamaha Factory memantapkan rencana mereka untuk tidak ambil bagian pada hari kedua, yang merupakan hari terakhir uji coba pasca-musim tersebut. Yamaha memilih untuk pindah ke Aragon pada latihan terakhir, Rabu (14/11).

Pada latihan hari pertama ini, juara dunia MotoGP 2012 Jorge Lorenzo memilih untuk hanya duduk di garasi. Sementara itu Valentino Rossi, yang untuk pertama kalinya kembali duduk di atas sadel Yamaha YZR-M1, ambil bagian dan hanya menempati peringkat keenam -- Alvaro Bautista menjadi yang tercepat.

Namun pada Selasa malam ini, baik Lorenzo maupun Rossi (bersama tim Yamaha) akan meninggalkan Valencia. Mereka berangkat menuju sirkuit lain di Spanyol, Aragon, untuk menjalani uji coba pasca-musim di sana pada Rabu (14/11). Menurut prakiraan cuaca, Aragon akan lebih baik dari Valencia meskipun tetap ada kemungkinan turun hujan.

Bagi Rossi, uji coba ini merupakan debutnya bersama Yamaha, yang ditinggalkannya pada akhir musim 2010. Dalam comeback-nya ini, Rossi berhasil menyelesaikan total 28 lap dalam kondisi trek basah.

Meskipun Yamaha sudah mengonfirmasi bakal pindah ke Aragon, dua tim pabrik lainnya, Honda dan Ducati, tampaknya bertahan di Valencia untuk menyelesaikan uji coba hari kedua. Dalam tes hari pertama ini, duo Ducati, Andrea Dovizioso dan Nicky Hayden, ikut ambil bagian di mana Dovizioso ada di peringkat ketiga dan Hayden peringkat kelima, sedangkan duo Repsol Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa, tak ikut.

Senin, 12 November 2012

Marquez Fantastis dan Spektakuler, Rafid Topan Finis di Posisi Ke-30

Marc Marquez memperlihatkan aksi yang sangat fantastis dan spektakuler pada seri terakhir balapan Moto2 musim 2012 di Valencia, Minggu (11/11/2012). Start dari posisi paling belakang, pebalap tuan rumah ini berhasil melibas semua musuhnya untuk menjadi pemenang, sekaligus mencetak kemenangan kesembilan sepanjang musim 2012, sebagai penyempurna keberhasilannya menjadi juara dunia.

Seharusnya, Marquez start dari posisi kedua karena pada kualifikasi sehari sebelumnya, pebalap Spanyol ini berada di belakang kompatriotnya pemegang pole position, Pol Espargaro, yang harus puas finis di posisi kedelapan karena sempat mengalami kecelakaan. Akan tetapi, karena harus menjalani hukuman akibat insiden kecelakaan pada latihan bebas kedua yang membuat Simone Corsi jatuh, Marquez start dari grid paling belakang.

Kondisi tersebut tak melunturkan semangat Marquez, yang dua pekan lalu sudah memastikan diri menjadi juara dunia Moto2 setelah finis di posisi ketiga GP Australia. Ketika lampu merah padam tanda lomba dimulai, dia sudah melejit dari posisi 33 ke urutan ke-11 di Tikungan 14. Pekerjaan Marquez bakal bertambah berat karena di posisi terdepan, Julian Simon terus menjauh dengan keunggulan sembilan detik.

Perlahan tapi pasti, Marquez mulai merangsek ke depan. Pebalap berusia 19 tahun yang musim depan pindah ke MotoGP untuk menjadi tandem Dani Pedrosa di tim Repsol Honda ini terus memangkas gap. Usai melewati Nicolas Terol, Marquez mulai membidik posisi Simon.

Benar saja, saat balapan tersisa dua lap lagi Marquez sukses menyalip Simon dan berhasil mempertahankan posisi hingga lap terakhir. Ketika menyentuh garis finis, Marquez unggul 1,2 detik atas Simon, yang harus puas menjadi runner-up, dan posisi ketiga ditempati Terol.

Thomas Luthi finis di urutan keempat. Dia mengalahkan Dominique Aegerter dalam perebutan posisi tersebut, di mana pertarungan itu sempat melibatkan Marquez dan Gino Rea di awal lomba.

Rea mampu bertahan, bahkan terus berada di depan Marquez, sebelum dia jatuh dan akhirnya finis di urutan ke-12. Sementara itu Marquez dan Aegerter sempat saling bersenggolan dalam sebuah momen di area pengereman Tikungan 1, yang mana Marquez langsung meminta maaf.

Bagaimana dengan pebalap Indonesia yang melakukan debutnya di ajang Moto2? Rafid Topan Sucipto, yang didaulat menggantikan posisi Anthony West di seri pamungkas ini harus puas finis di urutan ke-30 dengan pautan waktu yang sangat jauh. Topan tertinggal dua lap.

Meskipun demikian, Topan pasti mendapatkan pelajaran yang sangat berharga karena ini adalah pengalaman pertama pebalap berusia 18 tahun tersebut.

- Hasil Moto2 GP Valencia

1. Marc Marquez SPA (Suter) 48m 50.706s
2. Julian Simon SPA (Suter) 48m 51.962s
3. Nicolas Terol SPA (Suter) 49m 2.078s
4. Thomas Luthi SWI (Suter) 49m 3.712s
5. Dominique Aegerter SWI (Suter) 49m 4.531s
6. Jordi Torres SPA (Suter) 49m 18.617s
7. Mika Kallio FIN (Kalex) 49m 27.044s
8. Pol Espargaro SPA (Kalex) 49m 29.041s
9. Toni Elias SPA (Kalex) 49m 30.125s
10. Esteve Rabat SPA (Kalex) 49m 30.182s
11. Andrea Iannone ITA (Speed Up) 49m 30.913s
12. Gino Rea GBR (Suter) 49m 31.903s
13. Dani Rivas SPA (Kalex) 49m 32.474s
14. Yuki Takahashi JPN (FTR) 49m 32.649s
15. Ricard Cardus SPA (AJR) 49m 33.009s
16. Bradley Smith GBR (Tech 3) 49m 33.770s
17. Simone Corsi ITA (FTR) 49m 40.676s
18. Tomoyoshi Koyama JPN (Suter) 49m 42.345s
19. Randy Krummenacher SWI (Kalex) 49m 43.904s
20. Axel Pons SPA (Kalex) 49m 45.338s
21. Marcel Schrotter GER (Bimota) 49m 47.107s
22. Scott Redding GBR (Kalex) 49m 47.680s
23. Alessandro Andreozzi ITA (Speed Up) 49m 50.385s
24. Ratthapark Wilairot THA (Suter) 50m 6.907s
25. Mattia Pasini ITA (FTR) 50m 7.058s
26. Roman Ramos SPA (FTR) 50m 9.060s
27. Xavier Simeon BEL (Tech 3) 50m 16.940s
28. Mike Di Meglio FRA (Kalex) 50m 20.236s
29. Eric Granado BRA (MotoBI) 1 lap
30. Rafid Topan Sucipto INA (Speed Up) 2 laps

Retirements:

Elena Rosell          QMMF Speed Up              17 laps
Takaaki Nakagami      Italtrans Kalex            14 laps
Johann Zarco          JIR Motobi                 10 laps

Seperti 2006

Seperti 2006, Runner-up Lebih Sering Menang


Pertarungan Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo. (Foto: Reuters)
Pertarungan Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo. (Foto: Reuters)
GELARAN MotoGP 2012 akhirnya rampung dan menahbiskan pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo sebagai juara. Kendati demikian, Dani Pedrosa, yang menjadi runner-up pada klasemen akhir, memiliki jumlah kemenangan lebih banyak ketimbang Lorenzo.

Pada enam seri awal musim ini, Lorenzo menggebrak dengan meraih empat kemenangan dan dua kali finis di posisi dua. Sementara Pedrosa justru tampil kurang meyakinkan. Bahkan, tampaknya Pedrosa akan mengakhiri musim di belakang rekannya, Casey Stoner.

Namun sejak pertengahan musim, terjadi perputaran kekuatan. Pedrosa menunjukkan tajinya sebagai pembalap yang tak bisa dianggap sebelah mata, dengan terus menaiki podium utama. Sementara itu, Lorenzo lebih sering finis kedua dan Stoner mengalami insiden dan membuatnya absen di tiga seri perlombaan.

Kendati terus tampil perkasa hingga seri penutup di Valencia, perolehan poin Pedrosa tak mampu menyamai Lorenzo. Pasalnya, kendati kerap diasapi Pedrosa, Lorenzo selalu berhasil mengamankan posisi dua, yang membuat perbedaan poin dengan rivalnya itu tak terlampau jauh.

Lorenzo akhirnya menutup musim dengan koleksi 350 poin, atau unggul 18 poin dari Pedrosa di peringkat dua. Namun, dalam urusan meraih podium utama, Pedrosa menjadi pengoleksi terbanyak, dengan tujuh kemenangan. Sementara Lorenzo hanya enam kali melakukannya.

Hal serupa juga pernah terjadi pada 2006, saat pembalap Yamaha, Valentino Rossi mengoleksi lima kemenangan, atau yang terbanyak dibandingkan pembalap-pembalap lainnya. Namun, gelar juara justru jatuh ke tangan pembalap Honda, Nicky Hayden. Padahal, Hayden hanya dua kali meraih podium utama.

Pertarungan antara Hayden dan Rossi saat itu memang luar biasa ketat. Ditentukan pada seri terakhir di Valencia, Hayden akhirnya berhak meraih titel juara setelah berhasil finis ketiga dan Rossi terjerembab di posisi 13. Permasalahan mesin motor menjadi penyebab utama inkonsistensi Rossi pada musim itu.

Kemenangan Hayden pada 2006, yang lebih banyak diuntungkan oleh inkonsistensi Rossi, memang tak bisa disejajarkan begitu saja dengan pencapaian Lorenzo musim ini. Namun yang pasti, konsistensi jelas merupakan faktor kunci bagi setiap pembalap untuk meraih prestasi terbaik di setiap musimnya

Minggu, 11 November 2012

congratulations for Pedrosa

Dani Pedrosa MotoGP competition closes this season with the adorable. Seventh win Repsol Honda achieved success after crossing the finish line first in the final series, MotoGP Valencia.
Pedrosa's victory this time could not be separated fromJorge Lorenzo share. Yes, the drivers who have confirmed themselves as champions of the world before leading the race. Unfortunately, when it's far enough ahead of Pedrosa in second place, Lorenzo little sloppy until it bounced off the bike.
Cover series circuit in Valencia, Sunday (11/11/2012) this time it lasted quite difficult for all riders. Not because of the circuit, but the erratic weather made the race with wet and dry track conditions.
It is also forcing Dani Pedrosa, who appeared as a pole seater must be willing to start the race from the pit, decided to change the tires because after diving warm-up session. The same is done the other drivers, such as Nicky Hayden.
Once the green light is on, various surprises ensued. Aleix Espargaro gave the first shock to direct thrust to the forefront, despite starting from 10th position. Meanwhile, a number of drivers started to turn into the pit to change tires.
Entering the fifth lap, Lorenzo successfully took over the leadership race, because Espargaro and Andrea Dovizioso also decided to enter the pit. Meanwhile, Dani Pedrosa, who had previously been on back order, now began to creep up and threaten Lorenzo.
Back, damp track conditions made the driver difficulty, and finally a number of riders were falling because of failure to control the bike.
Lap 11, Lorenzo Pedrosa pressure from the approaching. However, Pedrosa had lost focus so failed to maintain the racing line, and make it wider and further gap to Lorenzo.
However, on lap 13, Lorenzo unfortunate fate. Intends to prove himself that he won not because of playing it safe, Lorenzo continued to press the gas.
Unfortunately, when entering a bend, fuera por-dub-Lorenzo failed to control the bike. The result was predictable, Lorenzo was thrown from his motorcycle.
With terjatuhnya Lorenzo, Pedrosa practical comfortable controlling the remaining 17 races on the last lap, because the driver who was behind it, which is also at odds Katsuyuki Nakasuga far enough. Pedrosa also successfully closed the season with a victory by a margin of 37 seconds from Nakasuga.
Meanwhile, his teammate Pedrosa, Casey Stoner also able to close the season with the sweet. Despite failing to maintain the victory he achieved last season, Stoner successfully closed his career by standing on the podium. Stoner finished third.

Post --- Pblp --- Team --- Wak --- (Gap)1. Dani Pedrosa Honda 48 meniit 23,819 seconds2. Katsuyuki Nakasuga Yamaha (+37,661 s)3. Casey Stoner Honda (+1 m00.633s)4. Honda Gresini Alvaro Bautista (+1 m02.811s)5. Michele Pirro Gresini FTR-Honda (+1 m26.608s)6. Andrea Dovizioso Tech 3 Yamaha (+1 m30.423s)7. Karel Abraham Cardion Ducati (+1 m31.789s)8. Danilo Petrucci ADOI Suter-BMW (+1 lap)9. James Ellison Paul Bird Aprilia (+1 lap)10. Valentino Rossi Ducati (+1 lap)11. Aleix Espargaro Aprilia Aspar (+1 lap)12. Randy de Puniet Aspar Aprilia (+2 laps)13. Hiroshi Aoyama Avintia FTR-Kawasaki (+2 laps)14. Colin Edwards Forward Suter-BMW (+3 laps)
Failed Finish:Cal Crutchlow Tech 3 Yamaha 22 lapsClaudio Corti Avintia Inmotec-Kawasaki 17 lapsPramac Ducati's Hector Barbera 16 lapsJorge Lorenzo Yamaha 13 lapsStefan Bradl LCR Honda 9 lapsRoberto Rolfo Speed ​​Master Aprilia 6 lapsIvan Silva Avintia FTR-Kawasaki 2 lapsNicky Hayden Ducati 2 laps (acf)Photo: Dani Pedrosa MotoGP competition closes this season with the sweet. Seventh win Repsol Honda achieved success after crossing the finish line first in the final series, MotoGP Valencia. Pedrosa's victory this time could not be separated from the contribution Jorge Lorenzo. Yes, the drivers who have confirmed themselves as champions of the world before leading the race. Unfortunately, when it's far enough ahead of Pedrosa in second place, Lorenzo little sloppy until it bounced off the bike. Cover series circuit in Valencia, Sunday (11/11/2012) this time it lasted quite difficult for all riders. Not because of the circuit, but the erratic weather made the race with wet and dry track conditions. It is also forcing Dani Pedrosa, who appeared as a pole seater must be willing to start the race from the pit, decided to change the tires because after diving warm-up session. The same is done the other drivers, such as Nicky Hayden. Once the green light is on, various surprises ensued. Aleix Espargaro gave the first shock to direct thrust to the forefront, despite starting from 10th position. Meanwhile, a number of drivers started to turn into the pit to change tires. Entering the fifth lap, Lorenzo successfully took over the leadership race, because Espargaro and Andrea Dovizioso also decided to enter the pit. Meanwhile, Dani Pedrosa, who had previously been on back order, now began to creep up and threaten Lorenzo. Back, damp track conditions made the driver difficulty, and finally a number of riders were falling because of failure to control the bike. Lap 11, Lorenzo Pedrosa pressure from the approaching. However, Pedrosa had lost focus so failed to maintain the racing line, and make it wider and further gap to Lorenzo. However, on lap 13, Lorenzo unfortunate fate. Intends to prove himself that he won not because of playing it safe, Lorenzo continued to press the gas. Unfortunately, when entering a bend, fuera por-dub-Lorenzo failed to control the bike. The result was predictable, Lorenzo was thrown from his motorcycle. With terjatuhnya Lorenzo, Pedrosa practical comfortable controlling the remaining 17 races on the last lap, because the driver who was behind it, which is also at odds Katsuyuki Nakasuga far enough. Pedrosa also successfully closed the season with a victory by a margin of 37 seconds from Nakasuga. Meanwhile, his teammate Pedrosa, Casey Stoner also able to close the season with the sweet. Despite failing to maintain the victory he achieved last season, Stoner successfully closed his career by standing on the podium. Stoner finished third. Post --- Pblp --- Team --- Wak --- (Gap) 1. Dani Pedrosa Honda 48 meniit 23 819 seconds 2. Katsuyuki Nakasuga Yamaha (+37,661 s) 3. Casey Stoner Honda (+1 m00.633s) 4. Honda Gresini Alvaro Bautista (+1 m02.811s) 5. Michele Pirro Gresini FTR-Honda (+1 m26.608s) 6. Andrea Dovizioso Tech 3 Yamaha (+1 m30.423s) 7. Karel Abraham Cardion Ducati (+1 m31.789s) 8. Danilo Petrucci ADOI Suter-BMW (+1 lap) 9. James Ellison Paul Bird Aprilia (+1 lap) 10. Valentino Rossi Ducati (+1 lap) 11. Aleix Espargaro Aprilia Aspar (+1 lap) 12. Randy de Puniet Aspar Aprilia (+2 laps) 13. Hiroshi Aoyama Avintia FTR-Kawasaki (+2 laps) 14. Colin Edwards Forward Suter-BMW (+3 laps) Failure to Finish: Cal Crutchlow Tech 3 Yamaha 22 laps Claudio Corti Avintia Inmotec-Kawasaki 17 laps Hector Barbera Ducati Pramac Jorge Lorenzo Yamaha 16 laps 13 laps Stefan Bradl LCR Honda 9 laps Roberto Rolfo Speed ​​Master Aprilia 6 laps Ivan Silva Avintia FTR-Kawasaki 2 laps Nicky Hayden Ducati 2 laps (acf)

Jumat, 09 November 2012

Tuesday, Rossi 'Joint Yamaha

Valentino Rossi will start a new chapter in his racing career on Tuesday. The Doctor will play a post-race test driving a Yamaha motorcycle.

This test will be held at the Valencia circuit. Rossi will be back riding a bike ever dipacunya for seven years from 2004 to 2010.

Enthusiastic? Obviously. Seven-time world champion from Italy's 33-year-old admitted that he had not even wait to feel the sensation of the YZR-M1 bike which never gave him four MotoGP titles.

However, Rossi said he would remain focused on Sunday's race at the same circuit as still chasing the target of five major championship. Now, The Doctor is in the sixth position and only eight points from Alvaro Bautista.

"I can not wait to undergo the test. But first we have to concentrate and try to gain maximum points in Sunday's race for the fifth seizure (in the standings, "Rossi said as quoted from Crash ..

"It would be very, very pleasant on Tuesday until later, especially in understanding the level where I can achieve with M1 and feeling like what I experienced after two difficult seasons," said Rossi

Selasa, Rossi 'Debut' Bersama Yamaha

Valentino Rossi akan jadi muka baru tapi lama bagi Yamaha/Getty Images
Valentino Rossi akan jadi muka baru tapi lama bagi Yamaha
VALENCIA – Valentino Rossi akan memulai babak baru dalam karier balapnya pada Selasa nanti. The Doctor akan melakoni post-race test dengan mengendarai motor Yamaha.

Tes ini akan digelar di Sirkuit Valencia. Rossi akan kembali menunggangi motor yang pernah dipacunya selama tujuh tahun dari 2004 hingga 2010.

Antusias? Jelas. Juara dunia tujuh kali asal Italia berusia 33 tahun ini bahkan mengaku sudah tidak sabar merasakan sensasi motor YZR-M1 yang pernah memberinya empat gelar juara MotoGP.

Kendati demikian, Rossi menegaskan akan tetap fokus pada balapan Minggu nanti di sirkuit yang sama karena masih mengejar target lima besar klasemen. Kini, The Doctor berada di posisi keenam dan hanya tertinggal delapan poin dari Alvaro Bautista.

“Saya tak sabar menjalani tes. Tetapi, pertama-tama kami harus berkonsentrasi dan mencoba meraih poin maksimal pada balapan Minggu untuk perebutan posisi kelima (di klasemen,” kata Rossi seperti dikutip dari Crash..

“Akan sangat, sangat menyenangkan pada Selasa nanti terutama dalam memahami sampai level mana bisa saya capai bersama M1 dan perasaan seperti apa yang akan saya alami setelah dua musim yang sulit,” kata Ross

Rabu, 07 November 2012

Line-up New MotoGP 2013

17 riders already confirmed will navigate the MotoGP season 2013. Latest, drivers who navigate the event this season Castrol Honda Superbike team, Hiroshi Aoyama certainly join the team CRT Avintia Blusens.
For the manufacturer teams, six drivers from the three teams will be competing to be the fastest. Valentino Rossi will return a duet with Jorge Lorenzo at Yamaha Team, Dani Pedrosa and Marc Marquez, Team Honda, and Nicky Hayden and Andrea Dovizioso who defend Ducati.
As for satellite teams, Bradley Smith will replace the space left Dovizioso on the Tech 3 team, and a duet with Cal Crutchlow. Ben Spies and Andrea Iannone shoulder to shoulder to defend Ducati, LCR Stefan Bradl strengthen, and remain with Gresini Alvaro Bautista.
A complete list of 2013 MotoGP line-up, like in Crash reports:
Manufacturers:Jorge Lorenzo - Yamaha Factory, the contract ends in 2014.Valentino Rossi - Factory Yamaha contract expires in 2014.Dani Pedrosa - Repsol Honda, the contract ends in 2014.Marc Marquez - Repsol Honda, the contract ends in 2014.Nicky Hayden - Ducati, the contract ends in 2013.Andrea Dovizioso - Ducati, the contract ends in 2014.
Satellite:Bradley Smith - Tech 3 Yamaha, the contract ends in 2014.Cal Crutchlow - Tech 3 Yamaha, the contract ends in 2013.Ben Spies - Pramac Ducati, the contract ends in 2013.Andrea Iannone - Pramac Ducati, the contract ends in 2013.Stefan Bradl - LCR Honda, the contract ends in 2013.Alvaro Bautista - Gresini Honda, the contract ends in 2013.
CRT:Colin Edwards - Forward Racing, the contract ends in 2013.Karel Abraham - Cardion AB, the contract ends in 2013.Randy de Puniet - Aspar, the contract ends in 2013.Alex Espargaro - Aspar, the contract ends in 2013.Hiroshi Aoyama - Avintia Blusens, the contract ends in 2013.

Line-up Terbaru MotoGP 2013


Line-up Terbaru MotoGP 2013

Beberapa pembalap MotoGP pada Grand Prix Jepang 2012 lalu. (Foto: Reuters)
Beberapa pembalap MotoGP pada Grand Prix Jepang 2012 lalu. (Foto: Reuters)
LONDON - 17 pembalap sudah dipastikan akan mengarungi MotoGP musim 2013 mendatang. Terbaru, pembalap yang musim ini mengarungi ajang Superbike bersama tim Castrol Honda, Hiroshi Aoyama dipastikan bergabung dengan tim CRT, Avintia Blusens.

Untuk tim-tim pabrikan, enam pembalap dari tiga tim akan bersaing ketat menjadi yang tercepat. Valentino Rossi akan kembali berduet dengan Jorge Lorenzo di tim Yamaha, Dani Pedrosa dan Marc Marquez di tim Honda, serta Nicky Hayden dan Andrea Dovizioso yang membela Ducati.

Sementara untuk tim-tim satelit, Bradley Smith akan menggantikan tempat yang ditinggalkan Dovizioso di tim Tech 3, dan berduet dengan Cal Crutchlow. Ben Spies dan Andrea Iannone bahu-membahu membela Ducati, Stefan Bradl memperkuat LCR, dan Alvaro Bautista tetap bersama Gresini.

Daftar lengkap line-up MotoGP 2013, seperti di lansir Crash:

Pabrikan:
Jorge Lorenzo - Factory Yamaha, kontrak berakhir pada 2014.
Valentino Rossi - Factory Yamaha, kontrak berakhir pada 2014.
Dani Pedrosa - Repsol Honda, kontrak berakhir pada 2014.
Marc Marquez - Repsol Honda, kontrak berakhir pada 2014.
Nicky Hayden - Ducati, kontrak berakhir pada 2013.
Andrea Dovizioso - Ducati, kontrak berakhir pada 2014.

Satelit:
Bradley Smith - Tech 3 Yamaha, kontrak berakhir pada 2014.
Cal Crutchlow - Tech 3 Yamaha, kontrak berakhir pada 2013.
Ben Spies - Pramac Ducati, kontrak berakhir pada 2013.
Andrea Iannone - Pramac Ducati, kontrak berakhir pada 2013.
Stefan Bradl - LCR Honda, kontrak berakhir pada 2013.
Alvaro Bautista - Gresini Honda, kontrak berakhir pada 2013.

CRT:
Colin Edwards - Forward Racing, kontrak berakhir pada 2013.
Karel Abraham - Cardion AB, kontrak berakhir pada 2013.
Randy de Puniet - Aspar, kontrak berakhir pada 2013.
Alex Espargaro - Aspar, kontrak berakhir pada 2013.
Hiroshi Aoyama - Avintia Blusens, kontrak berakhir pada 2013.

*Hector Barbera telah mengatakan akan bergabung dengan Avintia Blusens, sedangkan Danilo Petrucci mengatakan akan bertahan di Ioda Racing (namun belum resmi).

Rossi with Jerry Burgess

AUTOEVOLUTION Rossi sedang diskusi dengan orang kepercayaannya Jerry Burgess saat tes di Misano. Foto ini ketika Burgess dan Rossi masih di Yamaha.


  • Pekan depan, Valentino Rossi akan mengakhiri petualangannya yang sangat menyakitkan bersama Ducati karena dia kembali bergabung dengan Yamaha untuk membesut mesin YZR-M1. "The Doctor" bakal memulai perjalanannya bersama Yamaha itu pada tes post-race di Valencia.

Rossi tak sendirian kembali ke tim Jepang ini. Juara dunia sembilan kali grand prix ini juga akan melanjutkan kerjasamanya dengan bos kru Jerry Burgess, yang mana mereka sudah bersama-sama sejak tahun 2000.

Selama lebih dari satu dekade, pasangan ini berhasil merebut empat gelar juara dunia dan meraih 46 kemenangan, yang lebih banyak diraih bersama Yamaha. Rossi pun mengakui bahwa Burgess dan para kru-nya yang setia ikut memberikan kontribusi besar dalam kesuksesan sepanjang kariernya.

"Sangat sulit untuk memikirkan tentang balapan tanpa timku. Ini seperti ketika anda bersama istrimu selama 25 tahun dan sulit membayangkan hidupmu tanpa dirinya," ujar Rossi kepada MCN baru-baru ini.

Memang, Rossi dan Burgess tak pernah terpisahkan sehingga ketika pebalap Italia itu meninggalkan Yamaha di akhir 2010 untuk bergabung dengan Ducati, Burgess pun ikut. Tetapi ketika Rossi sepakat untuk kembali ke Yamaha untuk musim 2013, sempat ada kabar Burgess enggan pindah karena dia ingin menyelesaikan misinya bersama Ducati.

Akan tetapi, MCN mengungkapkan bahwa Burgess dan para kru Rossi juga akan kembali ke Yamaha. Hal itu dikonfirmasi selama GP Malaysia di Sirkuit Sepang, bulan lalu.

Kembalinya Rossi tentu saja mengingatkan orang akan rivalitasnya dengan pebalap Spanyol yang kini berstatus pebalap nomor satu Yamaha yang baru saja merebut gelar juara dunia keduanya di MotoGP, Jorge Lorenzo. Mengenai hal itu, Burgess punya jawaban, seperti wawancara eksklusif dengan MCN.

Tanya: Apa perasaanmu mengenai kembali ke Yamaha?

Burgess: Ini sesungguhnya lebih kepada pebalap. Dia tentu saja kembali karena merasa bisa meraih sesuatu yang berbeda di Yamaha dan mereka pasti membuat sebuah kesempatan baginya. Jadi, mereka juga meyakininya. Anda bisa menyebutnya sebuah garis hidup untuk kembali ke sana dan setiap orang akan menunggu dengan berdebar-debar uji coba di Valencia.

T: Valentino mengatakan dia tak bisa membayangkan membalap tanpa krunya. Apakah anda merasakan hal yang sama?
B: Kami sudah bersama-sama dari 2000 hingga sekarang, sehingga secara potensi kadang-kadang saya pikir ada sesuatu yang diuntungkan dalam olahraga oleh sebuah perubahan. Tetapi setiap orang familiar dengan sistem Yamaha dan bagaimana kerja Yamaha. Mereka juga familiar dengan bagaimana kami bekerja.
T: Apakah anda berpikir tentang berhenti?

B: Saya sudah selalu ingin melakukan apa yang terbaik bagi pebalap. Saya selalu ingin melihat itu sepanjang hari ketika dia berhenti membalap dan itulah apa yang saya lakukan dahulu dengan Mick (Doohan). Saya tidak ingin menghancurkan tujuan mereka dan selama saya pikir saya bisa berkontribusi, saya lebih bahagia untuk bertahan dan saya melakukannya.

T: Jadi, anda tidak pernah keberatan ketika Valentino meneken kontrak yang berarti anda akan pindah bersamanya?
B: Selalu ragu karena membawa pebalap kembali merupakan satu hal. Secara historis ketika para pekerja sudah pindah di masa lalu, tak selalu mudah untuk melangkah kembali. Hal serupa juga di industri. Tetapi Yamaha tahu kami semua dan orang-orang yang sama masih di sana, sehingga tak terlalu sulit.

T: Karena anda mengetahui Yamaha dengan begitu baik, apakah itu membuat persiapan untuk 2013 lebih mudah?
B: Saya tak pernah berpikir pekerjaan akan mudah. Kami memahami bagaimana pekerjaan di Ducati dan sistem serta strategi di garasi mirip di semua garasi yang saya pernah bekerja di dalamnya. Saya tidak berpikir bahwa di sana akan ada banyak kesulitan. Kami akan menghadapi empat uji coba sebelum menginjak trek di Qatar tahun depan. Saya tidak akan mengatakan bakal mudah, tetapi juga tak akan lebih banyak kesulitan.

T: Apa yang Valentino bisa bahwa ke Yamaha pada saat ini dalam kariernya?

B: Pengalamannya. Yamaha tentu saja sangat senang dengan apa yang dia sudah lakukan bagi mereka di masa lalu. Mendapatkan konfirmasi antara Jorge dan Valentino dalam pengembangan mungkin kebijaksanaan Yamaha karena Honda saat ini tampaknya memiliki sejumlah keuntungan. Keduanya akan menjadi grup yang sangat berpengalaman di trek, sehingga itu akan menjadi sangat penting bagi Yamaha.

Burgess Talk about Return to Yamaha

Next week, Valentino Rossi will end a very painful adventure with Ducati since he rejoined to gush Yamaha YZR-M1 machine. "The Doctor" will start the journey with Yamaha was the post-race test at Valencia.
Rossi did not return to the team as Japan's. Nine-time world champion grand prix will also continue its cooperation with the crew boss Jerry Burgess, of which they have been together since 2000.
For more than a decade, the pair managed to win four world titles and won 46 victories, the more achieved with Yamaha. Rossi also admitted that Burgess and his faithful crew take great contribution to the success of his career.
"It's hard to think about race without my team.'s Like when you're with your wife for 25 years and it's hard to imagine life without him," said Rossi told MCN recently.
Indeed, Rossi and Burgess never apart so that when the Italian rider was leaving Yamaha at the end of 2010 to join Ducati, Burgess, too. But when Rossi agreed to return to Yamaha for the 2013 season, there was a news Burgess reluctant to move because he wanted to complete his mission with Ducati.
However, MCN revealed that Burgess and his crew also will return to Rossi Yamaha. It was confirmed during the Malaysian GP at the Sepang Circuit last month.
The return of Rossi certainly remind people rivalitasnya the Spaniard is now the number one Yamaha rider status who had just won the world title in both MotoGP, Jorge Lorenzo. Of that, Burgess had an answer, as an exclusive interview with MCN.
Question: What do you feel about returning to the Yamaha?
Burgess: It's actually more to the rider. He certainly was able to reach back for something different at Yamaha and they certainly made an opportunity for him. So, they also believe. You could call it a life line to go back there and everyone will be waiting nervously testing in Valencia.
Q: Valentino said he could not imagine racing without his crew. Do you feel the same?
B: We've been together from 2000 to the present, so that the potential for sometimes I think there's something in the sport benefited by the change. But anyone familiar with the system and how to work Yamaha Yamaha. They are also familiar with how we work.
Q: Are you thinking about quitting?
B: I've always wanted to do what was best for the rider. I always wanted to see it during the day when he stopped racing and that's what I do first with Mick (Doohan). I do not want to destroy their purpose and as long as I think I can contribute, I would be happy to stay and I did it.
Q: So, you never mind when Valentino signed a contract which means you will move with him?
B: Always hesitant because it brings the riders back is one thing. Historically when workers have moved in the past, is not always easy to step back. It is also in the industry. But we all know Yamaha and the same people are still there, so it was not too difficult.
Q: Since you know the Yamaha so well, does it make it easier preparation for 2013?
B: I do not think the job would be easy. We understand how to work on the Ducati and systems and strategies in the garage is similar in all the garage that I've worked on it. I do not think that there will be a lot of trouble. We will face four trials before stepping on the track in Qatar next year. I would not say would be easy, but it will not be more trouble.
Q: What is it that the Yamaha Valentino at this point in his career?
B: experience. Yamaha of course very pleased with what he had done for them in the past. Getting confirmation between Jorge and Valentino in the development of policy might be because Honda now Yamaha seems to have a number of advantages. Both will be a highly experienced group on the track, so it will be very important for Yamaha.

Selasa, 06 November 2012

Lorenzo Want to End the Sweet

Jorge Lorenzo has secured the MotoGP world title two weeks ago. Nothing to lose, Yamaha wanted to close the season with a victory in Valencia this weekend.

As is known, Lorenzo managed to become world champion for the second time in MotoGP Australia, two weeks ago. Currently, the nearest rival Dani Pedrosa was thrown from the track at Phillip Island Circuit

"This is the last race for the season, great fun to come to Spain with their status as world champions," said Lorenzo, who recently greeted fans in Indonesia.

"This has been a very long season once, and a tough year. We all worked hard to be here. Now, this week is one that will last us all enjoy without pressure, "he continued.

It was also the first time Lorenzo to race in Valencia since 2010. Last year, the Spaniard was forced not to race due to injury. He was determined to end the season with a victory.

"I will race furiously to get up to the podium. This would be a wonderful thing to end the season with a victory, "said Lorenzo, as reported by Crash, Tuesday (11/06/2012)